Restu Orang Tua Iringi Ujian: Hardiknas SDN 4 Lodalem Sarat Makna

  • May 02, 2025
  • IMAM ROFI'I

 

SD Negeri 4 Lodalem, Kecamatan Arjowilangun, Kabupaten Malang, menggelar peringatan Hari Pendidikan Nasional (Hardiknas) pada Jumat (2/5/2025) dengan rangkaian kegiatan religius dan sarat makna kekeluargaan. Acara dimulai dengan upacara bendera yang dipimpin langsung oleh Kepala Sekolah, dilanjutkan dengan istighosah, doa bersama, sungkeman, serta ramah tamah antara siswa dan orang tua.

Dalam amanatnya saat upacara, Kepala Sekolah menyampaikan refleksi atas perjalanan dunia pendidikan nasional dalam lima tahun terakhir, terutama dalam semangat Merdeka Belajar yang dicanangkan Kemendikbudristek.

“Lima tahun terakhir adalah waktu yang sangat mengesankan. Bukan hal yang mudah mentransformasi sistem pendidikan yang begitu besar, namun dengan gotong royong kita mampu melaluinya. Kini wajah baru pendidikan sedang kita bangun bersama,” ujarnya.

Ia juga mengenang tantangan berat saat pandemi Covid-19 melanda, yang justru menjadi momentum percepatan transformasi pendidikan di Indonesia.

Usai upacara, kegiatan dilanjutkan dengan istighosah dan doa bersama, dipimpin oleh guru agama. Suasana khidmat tampak menyelimuti seluruh siswa, guru, dan orang tua yang hadir di halaman sekolah.

Momen haru terjadi saat prosesi sungkeman, di mana para siswa duduk bersimpuh di hadapan orang tua mereka untuk memohon doa dan restu menjelang ujian sekolah. Satu per satu siswa mencium tangan ayah dan ibu mereka, sementara para orang tua meneteskan air mata, menyelimuti suasana dengan kehangatan dan ketulusan.

Dalam pesan khususnya saat sungkeman, Kepala Sekolah menegaskan pentingnya kesungguhan dan kejujuran dalam menghadapi ujian tahun ini. Ia menjelaskan bahwa ujian tahun ini akan diawasi oleh pengawas dari sekolah lain dan hasilnya tidak boleh dikoreksi oleh guru sekolah asal.

“Anak-anakku, ujian kali ini adalah ujian murni. Tidak ada lagi guru kalian yang mengoreksi hasilnya. Maka, kalian harus belajar sungguh-sungguh. Kurangi bermain gim atau media sosial sementara waktu. Yang paling utama adalah doa dari orang tua kalian,” tegasnya.

Sebagai penutup acara, dilakukan sesi ramah tamah dan suapan kasih sayang antara siswa dan orang tua sebagai simbol ikatan batin yang kuat dalam mendampingi anak menempuh pendidikan.

Peringatan Hardiknas di SDN 4 Lodalem tahun ini tidak hanya menjadi momentum untuk mengenang jasa Ki Hajar Dewantara, tetapi juga untuk meneguhkan nilai-nilai spiritual, kejujuran, dan cinta keluarga dalam dunia pendidikan.

Penulis: Ikbar Zakariya